
Pernahkah kita membayangkan,bagaimana jika satu tulisan kecil mampu mengubah hati seseorang? Pertanyaan itu selalu muncul setiap kali aku melihat kertas kosong. Sejak kecil kita diajarkan membaca dan menulis, belajar mengenal huruf dan angka. Pada masa itu, bisa membaca dan menulis saja sudah membuat kita bangga. Kita bahkan heran jika ada yang masih buta huruf.
Namun ketika dewasa, membaca dan menulis bukan lagi sekadar bisa atau tidak bisa. Kita harus memahami apa yang dibaca, mengerti apa yang ditulis, dan menggunakannya untuk belajar, bekerja, atau mencari wawasan baru. Dua kegiatan sederhana ini ternyata menjadi pondasi penting dalam literasi.
Berbagai upaya dilakukan pemerintah, sekolah, dan masyarakat atau individu pegiat literasi untuk meningkatkan minat baca. Tapi kenyataannya, tak semua usaha berjalan sesuai harapan. Banyak perpustakaan yang akhirnya hanya menjadi tempat menyimpan buku, bukan ruang yang hidup dan menarik. Sementara itu teknologi berkembang pesat: internet, ebook, audiobook, dan aplikasi baca digital yang memudahkan siapa saja mengakses bacaan kapan pun.
Meski serba digital, tetap ada keterbatasan—kuota habis, baterai lemah, sinyal buruk, dan biaya yang tak selalu terjangkau. Pada saat seperti ini, kita sadar bahwa membaca tak harus bergantung pada teknologi. Buku cetak yang sederhana tetap menjadi teman yang setia.
Di tengah semua perubahan, aku sering bertanya: Seandainya saya adalah penulis hebat, apa yang ingin kulakukan? Jawabannya sederhana. Aku ingin menulis sesuatu yang mampu menggerakkan orang untuk membaca. Tulisan yang memberi semangat, menyentuh hati, dan mengingatkan bahwa penulis hebat lahir dari kebiasaan membaca yang hebat pula.
Apa gunanya banyak penulis hebat jika hanya sedikit orang yang mau membaca? Saat ini, mungkin pesan singkat di ponsel lebih sering dibaca daripada buku. Namun untuk membaca yang memperluas wawasan, banyak orang masih enggan meluangkan waktu.
Karena itu, seandainya aku adalah penulis hebat, aku hanya ingin berpesan: Luangkanlah waktu untuk membaca, meskipun hanya sebentar. Dari satu halaman yang kau baca hari ini, mungkin lahir sebuah perubahan besar dalam hidupmu.
Oleh karena itu buku ini tersusun dengan dasar pembelajaran saya selama berlatih dan berusaha komitmen untuk memberikan virus literasi baik untuk diiri saya maupun oran lain. Dengan kesadaran yang paling dalam betapa besar dan berharganya kegiatan literasi.
Serang, Januari 2025
Kasep Alim
Download Buku disini